Jembatan Akar (Areuy)

jembatan akar

jembatan akar

jembatan akar

jembatan akar

Sesuai dengan namanya, jembatan ini “dibuat” dari jalinan akar pohon. Tepatnya dari akar gantung pohon Karet Kebo (Ficus elastica). Jembatan unik ini termasuk dari sedikit jembatan serupa yang ada di beberapa tempat di Indonesia. Untuk yang satu ini terletak di Kecamatan Leuwi Damar, Kabupaten Lebak. Lokasinya dapat di tempuh sekitar 1 jam berjalan kaki dari Kampung Cakueum (kampung terakhir yang dapat dilalui kendaraan roda 4), Desa Nagayati. Orang setempat menyebutnya Jembatan AKar Areuy.

Saya tidak mendapatkan informasi jelas mengenai waktu “pembuatan” jembatan. Guide kami hanya dapat memberikan informasi bahwa awalnya jembatan itu adalah jembatan bambu yang membentang di atas Sungai Cisimeut. Seiring dengan berjalannya waktu, akar gantung pohon Karet Kebo yang tumbuh disalah satu sisi jembatan melilit jembatan bambu tersebut hingga ke seberang, tumbuh membesar dan akhirnya menggantikan jembatan bambu tersebut. Berdasarkan pengamatan sepintas setidaknya diperlukan waktu 30 – 50 tahun bagi pohon Karet Kebo untuk menumbuhkan akar gantung sepanjang dan sebesar itu.

Ketika menyeberanginya sempat timbul keraguan karena di beberapa tempat tampak akar tersebut sudah mulai melapuk walaupun terlihat ada penggantinya berupa akar muda. Dengan konstruksi akar seperti itu perlu dipertanyakan bagaimana mengukur daya dukungnya. Yang jelas jembatan itu berada tidak kurang dari 10 meter dari permukaan air sungai Cisimeut yang berbatu.

Meskipun demikian, air sungai Ciseimeut yang jernih di awal musim penghujan di bawahnya dapat menjadi hiburan tersendiri. Airnya yang sejuk dengan arus relarif deras merupakan obat pelepas lelah yang sangat menyenangkan setelah melalui medan berat, curam dan berbahaya untuk mencapai jembatan akar ini.

(Foto oleh Wahyu Purwakusuma)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *