Memanen Cacing Renik (Microworm)

Memelihara cacing renik (microworm) pada media yang tepat dengan nutrisi sesuai sangat menyenangkan. Menyaksikan ribuan, ratusan ribu, bahkan jutaan mereka menari bersama dalam irama harmonis sungguh menggembirakan.

Cacing renik biasanya dipanen dengan cara menangkap atau lebih tepat menyapu mereka yang merayap di dinding wadah pemeliharaan (Foto 1). Pemanenan dilakukan dengan jari, cotton bud, pisau tumpul, stick es krim dan sejenisnya. Meskipun demikian, pada kenyataannya sebagian besar dari mereka tetap berada di media. Hanya sebagian kecil saja yang merayap di dinding wadah. Memanen langsung dari media bukan ide yang bagus karena sebagian dari media akan terbawa dan dapat menjadi bahan pencemar. Akan tetapi dengan trik tertentu hal tersebut dapat dilakukan dengan memuaskan. Saya menggunakan kapas sintetis (synthetic cotton wool) untuk melakukannya.

Potong kapas sintetis sesuai dengan ukuran yang diinginkan, atau sesuaikan dengan ukuran wadah media pemeliharaan. Gunakan kapas sintetis hanya setebal kurang lebih 1-2 mm saja dengan cara menyobek kapas sintetis secara hati-hati searah jalur kapas sintetis tersebut. Lembabkan kapas sintentis dengan air dan letakkan diatas media. Dalam waktu beberapa menit kapas tersebut akan segera dipanjati oleh ribuan cacing. Letakkan satu lembar kapas sintetik setebal 1-2 mm lagi diatas kapas yang pertama. Lapisan kapas sintetis kedua inilah yang akan dipanen secara rutin. Dalam waktu beberapa jam lapisan kapas kedua akan dipenuhi oleh cacing renik dan siap dipanen (Foto 2) . Dengan ukuran kapas 4.5 x 4.5 cm setiap panen saya bisa mendapatkan endapan cacing hidup setebal 0.5 cm di dasar gelas ukur 100 ml atau sekitar 10 ml. Cukup untuk memberi makan mulut-mulut kecil yang kelaparan.

Foto 3 dan 4 (diunggah pada tanggal 19/10/2013) adalah foto microworm di bawah mikroskop dengan pembesaran berbeda

(Foto oleh Wahyu Purwakusuma)


30 thoughts on “Memanen Cacing Renik (Microworm)

    • Jika belum ada “bibit” tidak akan. Dan untuk memastikan bahwa yang tumbuh adalah jenis yang diinginkan disarankan menggunakan starter yang tersedia di pasaran.

    • Bisa saja Andre. Mereka adalah soil born alias berasal dari tanah. Hanya saja untuk “menikmati” tarian harmonisnya dalam soilrium relatif sulit.

  1. Berapa lama waktu yg tepat untuk mengganti medianya? Karena lama kelamaan medianya semakin berair? Karena wadahnya tidak kedap, kadang serangga kecil juga ikut masuk ke media, apakah akan memperngaruhi si cacing? Cacing renik ini berbahaya tidak untuk manusia? Mohon penjelasan. Trimakasih

    • Waktu penggantian yang paling tepat adalah jika media tersebut sudah mulai mengeluarkan bau tidak sedap. Jika belum berbau tidak sedap tapi kadar air meningkat, bisa ditambahkan remah roti, atau ditambahkan pasta media. Jika perlu buang air tersebut.
      Jika serangga yang masuk tidak memangsa sang cacing, atau tidak menguarkan bahan yang membahayakan si cacing, tidak akan menjadi masalah.
      Cacing renik yang dijual di pasaran sudah dipilih dari jenis yang tidak berbahaya untuk manusia.

  2. Salam jumpa lagi pak wahyu.

    Saya hendra dari member lama o-fish…mau ty aja apakah microworm bisa digunakan utk pakan anak kuda laut atau burayak clown fish ?

    Tx alot

    • Salam jumpa kembali,
      Saya sendiri bermaksud demikian. Tapi belum sempat mencobakannya. Terutama untuk melihat kemampuannya bertahan di lingkungan air laut. :-)

  3. mau tanya,, pada saat memanen menggunakan kapas sintetis tsb, untuk kapas yg pertama, apakah tetap tinggal dalam media kultur atau juga ikut diangkat pa?

  4. Pak saya mau tanya…?
    Kalo tidak ada starter microworm apa bisa?
    Misalnya, hanya Oat (bubur gandum) dan Ragi roti, apakah itu bisa mendapatkan microworm??

    Saya pernah coba, tes dengan Oat saja, tapi cacing na putih. Bukan seperti gambar di atas.
    Kalo microworm kan berenang na berkelak kelok dan sangat aktif.
    Tapi cacing yang saya dpt kan hanya bergerak biasa dan tidak begitu aktif.

    Trima kasih.

    • Kalau tanpa starter berpeluang kecil “ditumbuhi” microworm. Hal ini akan tergantung kepada cemaran yang ada disekitar.
      Dengan starter akan berpeluang besar bahwa yang tumbuh adalah jenis yang dikehendaki.
      Jika memerlukan starter anda boleh kontak saya

  5. Maap pk mo nanya tempat yg baik buat budidaya MW tu ap y??trz tempate tu harus tertutup rapat to dksih lubang??
    Tolong djwb.
    Sblm nya trimakasih

    • Wadahnya bisa apa saja selama bahannya tidak bereaksi buruk dengan media. Wadah plastik, termasuk kantong plastik dapat digunakan. Wadah harus berlubang agar udara dapat bertukar, tapi harus cukup kecil (lubang dapat dibuat besar kemudian diberi sumbat kapas) agar tidak dimasukan hewan lain (semut, lalat buah).
      Beberapa orang suka dengan cemaran lalat buat karena ulatnya dapat menjadi tambahan gizi bagi ikan.

  6. pak apakah cacing renik ini bisa di pake untuk anakan lele yang baru menetas atau indukan gupy?bagaimana kadar proteinnya kalo di bandingkan cacing sutra dan bload worm pak

    • Bisa.
      Untuk kadar protein lebih tinggi cacing sutera atau blood worm. Cacing renik digunakan sebagai pakan awal sebelum ikan tersebut ukuran mulutnya dapat memakan cacing sutera atau blood worm

    • Untuk memisahkan microworm, kapas tersebut dicelupkan dalam air bersih. Jika perlu kapas itu diguncang-guncang agar microwormnya terbebas kedalam air. Air yang telah dipenuhi microworm ini baru diberikan ke ikan. Dapat dengan menggunakan bantuan pipet.

  7. kalo mo beli mikrowarm/cacing renik starter diwil jakarta selatan yang ada dimana ya…trus gimana media terbaik untuk pengembangannya….

    • Sumber karbohidrat lain dapat saja digunakan seperti kentang, jagung atau singkong, dsb. Pada dasarnya kita memberi makan MW dengan mahluk halus berupa yeast (khamir) yang berukuran 3-4 micro meter. Untuk tumbuh dan berkembang yeast atau khamir ini memerlukan karbohidrat sebagai sumber makanannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *