Melastoma Malabar

Warna biru-ungu bunganya yang menyembul diantara belukar di kaki Gunung Salak pagi itu menarik perhatian saya. Memaksa saya menyeruak diantara hamparan belukar yang cukup lebat. Dialah Melastoma dari Malabar atau Melastoma malabathricum. Penduduk setempat menyebutnya sebagai Harendong.

Melastoma merupakan tanaman perdu, dapat mencapai ketinggian 2-4 m dengan wilayah sebaran di Asia Tenggara, India, Srilangka hingga ke Papua New Guinea, Australia dan kepulauan Pasifik. Mereka kerap ditemukan di lereng gunung, areal perkebunan, bahkan di persawahan. Selain bunganya yang Indah, buahnya manis berbentuk kapsul menyerupai buah beri.

Melastoma konon berkhasiat obat karena kandungan saponin dan flavanoidnya. Tanaman ini kerap digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan, keputihan, pendarahan, dan keracunan.

Satu hal yang menarik dari tanaman ini adalah kemampuannya dalam menyerap Aluminium (Al) dari dalam tanah tanpa menunjukkan gejala keracunan. Dengan demikian, Melastoma dapat dimanafaatkan sedemikian rupa untuk membantu ketersediaan Phospor (P) dalam tanah bagi tanaman pertanian di sekitarnya. Melastoma malabathricum mampu menimbun Al pada daun muda, dewasa, tua dan akarnya berturut-turut sebanyak 8.000, 9.200, 14.400 dan 10.400 ppm (Watanabe et al. , 1998). Penurunan kadar Al tanah diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan P serta meningkatkan efisiensi serapan P oleh tanaman utama.

(Foto oleh Wahyu Purwakusuma)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *